Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual, sifat khas remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung resiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Apabila keputusan yang diambil dalam menghadapi konflik tidak tepat, mereka akan jatuh kedalam perilaku beresiko dan mungkin harus menanggung akibat jangka pendek dan jangka panjang dalam berbagai masalah  kesehatan fisik dan psikososial. Sifat dan perilaku beresiko pada remaja tersebut memerlukan ketersediaan pelayanan kesehatan peduli remaja yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan remaja termasuk pelayanan untuk kesehatan reproduksi. Banyaknya kasus yang menimpa remaja seperti seks bebas, narkoba, aborsi dan masih banyak lagi, hal ini membuat remaja semakin jauh dari norma-norma agama dan budaya. Kemajuan teknologi dan informasi tidak disadari oleh kita membuat perubahan pada struktur mendasar dari masyarakat, bagaimana nantinya generasi penerus kita ?

Banyak hal yang saya renungkan… bagaimana jadinya kita kedepannya nanti, disaat remaja yang menjadi tunas penerus bangsa tidak memahami bagaimana sesungguhnya ia diperlukan untuk keberlanjutan bangsa, hati dan jiwanya harus terus dijaga, keluarga adalah tempat utama baginya untuk mendampingi remaja yang dapat membuat karakter yang kuat dalam dirinya… namun tidak dapat dipungkiri bagi sebagian remaja, keluarga bukanlah tempat yang utama, mereka lebih nyaman untuk berbagi bersama teman-temannya, rumah juga bukan tempat yang membuat mereka nyaman, arus informasi tidak dapat sepenuhnya di filter membuat remaja seringkali salah arah… mereka menjadi tidak memerlukan dekapan orang tua.. mereka menjadi takut dan malu berbagi dengan orang tuanya.

Berbagai hal ingin mereka ketahui, termasuk tentang kesehatan reproduksinya, misalnya bagaimana seharusnya memperlakukan kemaluannya dengan benar agar terus sehat, bagaimana efeknya jika mereka melakukan seks bebas dan aborsi, bagaimana mereka mengendalikan hasrat seksualnya sebelum menikah, bagaimana mereka mengatasi masalah kesehatan reproduksinya, sesungguhnya yang diperlukan adalah sebuah pendampingan bagi mereka, pendampingan dimana mereka tanpa takut dan malu mengungkapkan ketidaktahuan mereka. Di era arus informasi yang sangat deras terkadang membuat mereka bingung informasi mana yang baik dan benar, belum lagi ditambah banyak sekali informasi yang hoax dan membuat mereka tersesat.

dari berbagai pemikiran diatas, saya memutuskan untuk membuat Layanan Konsultasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Online yang saya namai “Aku Sahabatmu”, dari nama ini jelas saya berharap bisa menjadi sahabat bagi remaja, Layanan ini dapat diakses melalui situs web ini www.hettyastri.com, Aku Sahabatmu merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dalam layanan ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya seks bebas. Akses layanan ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja bisa melalui smartphone ataupun perangkat komputer/laptop. cara menggunakannya sangat mudah, remaja bisa masuk dalam situs www.hettyastri.com kemudian di pojok sebelah kanan terdapat layanan “Aku Sahabatmu” kemudian di klik dan remaja bisa langsung berkonsultasi… takut ? malu ? … tenang aja layanan ini tidak memerlukan informasi dirimu sehingga kamu tidak perlu takut identitas dirimu diketahui. Jika layanan offline maka kamu dapat mengklik simbol “Aku Sahabatmu” pada bar sebelah kanan sehingga kamu dapat menuliskan pertanyaan melalui email.

Untuk pertama kalinya saya melakukan Launching layanan “Aku Sahabatmu” ini di SMAN 8 Kota Ternate, mengapa saya memilih SMAN 8 Kota Ternate ? karena SMAN ini merupakan SMA terfavorit di Maluku Utara dengan total siswa 500 orang, Launching kali ini dibuka oleh kepala Sekolah SMAN 8 Kota Ternate bapak Mustamin Lila, S.Pd, M.Pd, beliau sangat menyambut baik layanan ini sebagai bentuk mendukung remaja agar terhindar dari seks bebas, banyak yang saya syukuri dalam launching ini salah satunya adalah antusiasnya siswa-siswi SMAN 8 Kota Ternate, berbagi informasi, keceriaan mereka, bagaimana mereka antusias bertanya dan langsung mengakses layanan “Aku Sahabatmu”. Feedback dari mereka sungguh luar biasa… dari mata dan senyuman mereka, saya optimis menghadapi Indonesia kedepan.

Kegiatan seperti ini bukanlah pertama kali saya lakukan, saya dan teman-teman mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate yang menamakan dirinya  Komunitas No Free Sex  selalu berupaya untuk mengedukasi agar tidak terjadi free sex yang dampaknya sangat luas bukan hanya bagi diri remaja namun bagi masyarakat pada umumnya. Pada akhirnya saya berharap layanan ini bisa dimanfaatkan oleh banyak orang lainnya. tentunya dalam menjawab berbagai pertanyaan dalam “Aku Sahabatmu” semua berdasarkan kompetensi saya. saran dan kritik guna perbaikan layanan ini sangat saya nantikan.. agar ilmu dan pengalaman saya bisa bermanfaat untuk orang banyak.

berbagai keceriaan dan antusiasnya siswa – siswi SMAN 8 sungguh luar biasa..

Bagi siswa-siswi SMAN 8 sepakat bahwa virginitas adalah tanda mahkotanya wanita… tapi uupppsss ada yang salah jawab tuh..!

Layanan Online Kesehatan Reproduksi ini langsung dimanfaatkan oleh Siswa-siswa SMAN 8, mereka juga memberikan kesan-kesan pertama kali mengakses “Aku Sahabatmu” ini.

Yuk manfaatkan layanan ini…agar pengetahuan kesehatan reproduksimu bertambah dan terhindar dari seks bebas.

Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah bekerjasama untuk kesuksesan acara ini.